Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

Kementerian Hukum dan HAM

Menyoroti Perkawinan Campuran dan Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas

Persoalan kewarganegaraan adalah salah satu yang mengalami perubahan besar pada masa reformasi, dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. UU ini menggantikan undang-undang sebelumnya yang dinilai diskriminatif dan tidak relevan dengan perkembangan ketatanegaraan Indonesia. Di antara perkembangan positif pada uu kewarganegaraan yang baru adalah terkait dengan kesetaraan perempuan dalam isu kewarganegaraan dan hak berkewarganegaraan ganda bagi anak-anak hasil perkawinan antara WNI dengan WNA.

 

100 ribu keturunan Tionghoa masih belum miliki bukti kewarganegaraan

Slamet Effendy Yusuf dan Harkristuti Harkrisnowo
Jakarta (ANTARA News) - Sekitar 100 ribu penduduk Indonesia keturunan Tionghoa belum memiliki bukti kewarganegaraan sebab orang tua, kakek nenek maupun buyut mereka tidak mendapat bukti kewarganegaraan.

Deny Indrayana: Tuntaskan Permasalahan Kewarganegaraan

 

          Jakarta (iki.or.id)-Undang-Undang Kewarganegaraan Indonesia yang baru telah disahkan 7 tahun yang lalu, meski demikian masih terdapat Warga Negara Indonesia yang karena berbagai sebab di masa lalu, hingga saat ini tidak memiliki dokumen-dokumen kependudukan WNI.

          Institut Kewarganegaraan Indonesia sebagai salah satu organisasi sosial di masyarakat yang concern terhadap persoalan ini, telah melakukan beberapa upaya untuk mendukung pemerintah menuntaskan persoalan ini.

Berita

Tim IKI berkunjung ke LPPM UNISMA
IKI Jajaki Kerjasama dengan UNISMA dan UIN
Bantuan Sosial untuk Masyarakat Rentan
Bansos IKI 2021 untuk Masyarakat Kecil, Lemah, Miskin, Tertindas, dan Difabel
Pemulung di Rawalumbu mendapat Paket Bantuan Jelang Ramadhan
Solidaritas Sosial IKI Jelang Ramadhan
DIskusi Rutin Kewarganegaraan
Tadarus Kewarganegaraan 2021
Duta Perubahan Perilaku Satgas Covid-19
Duta Perubahan Perilaku Satgas Covid-19