Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

Solidaritas Sosial IKI Jelang Ramadhan

Pemulung di Rawalumbu mendapat Paket Bantuan Jelang Ramadhan

Umat Islam di Indonesia pada bulan ini sedang menjalankan ibadah puasa, dan tak lama lagi lebaran akan menjelang. Institut Kewarganegaraan Indonesia atau disingkat IKI, pada Sabtu, 1 Mei 2021 melakukan pembagian bantuan sosial kepada beberapa kelompok rentan yang selama ini didampingi dalam pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil. Salah satu kelompok yang dibantu adalah kelompok pemulung di kawasan pinggiran Perumnas Rawalumbu Kota Bekasi, yang tinggal di sebuah tanah kosong di pojok kampung yang dikenal sebagai Lapak Atas.

 

Tim IKI dipimpin Albertus Pratomo selaku Sekretaris Jenderal, melakukan pembagian paket sembako berupa beras 5 kilogram, minyak 2 liter, biskuit 1 kaleng dan masker 2 sebanyak 38 paket. Perwakilan pemulung dikumpulkan di salah satu mesjid di Perumnas Rawalumbu untuk menghindari terjadinya kerumunan dan suasana yang tidak kondusif. Kegiatan di Kota Bekasi ini dikoordinatori oleh Rofiqul Umam Ahmad, yang mengundang, dan mengkondisikan perwakilan pemulung untuk mengambil paket bantuan di depan mesjid.

 

Albertus Pratomo pada kesempatan tersebut sempat menanyakan kondisi perwakilan para pemulung selama masa pandemi Covid-19, yang dijawab bahwa komunitas mereka dalam kondisi baik namun memang ada kesulitan tersendiri selama masa pandemi karena portal-portal perumahan umumnya ditutup sehingga area untuk memulung menjadi terbatas. Perwakilan penerima paket bantuan yang masing-masing membawa gerobak untuk mengangkut paket ke tempat berkumpul para pemulung yaitu di lapak atas, lapak sawah, dan rumah petak.

 

Selain memberikan paket bantuan secara simbolik kepada perwakilan pemulung, tim IKI yang terdiri dari Albertus Pratomo, Rofiqul Umam Ahmad, Eddy Setiawan dan Hilarius Bame juga berkunjung ke tempat tinggal komunitas pemulung di Lapak Atas. Kunjungan tersebut disambut hangat keluarga para pemulung, dan perbincangan bergulir dari masalah sehari-hari, harga barang bekas hingga soal mudik lebaran di tengah himbauan pemerintah untuk tidak mudik tahun ini.

 

Beberapa kali para pemulung menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan IKI, karena menurut mereka bantuan ini sangat berguna di tengah situasi yang tidak setiap hari mereka bisa memperoleh barang bekas. Sistem kerja kelompok pemulung ini dikomandoi seorang “bos” yang menyediakan lahan untuk tempat menaruh berbagai barang bekas dan sekaligus tempat tinggal para pemulung. Mereka umumnya berasal dari salah satu daerah di Karawang, sehingga umumnya tidak memiliki KTP Kota Bekasi. “Kami memang hanya punya keterangan domisili saja, sehingga anak-anak kami tidak bisa mengakses sekolah gratis di Bekasi” ujar Fadli. Alasan Fadli ketika ditanya mengapa tidak mengubah KTP daerah ke KTP Kota Bekasi meskipun telah belasan tahun bekerja di Bekasi adalah karena tidak memiliki alamat tetap. “Tanah ini khan sewa Pak, rumah juga tidak resmi ini” tuturnya. @esa

 

Add new comment

Plain text

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
4 + 7 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.

Berita

Tim IKI berkunjung ke LPPM UNISMA
IKI Jajaki Kerjasama dengan UNISMA dan UIN
Bantuan Sosial untuk Masyarakat Rentan
Bansos IKI 2021 untuk Masyarakat Kecil, Lemah, Miskin, Tertindas, dan Difabel
Pemulung di Rawalumbu mendapat Paket Bantuan Jelang Ramadhan
Solidaritas Sosial IKI Jelang Ramadhan
DIskusi Rutin Kewarganegaraan
Tadarus Kewarganegaraan 2021
Duta Perubahan Perilaku Satgas Covid-19
Duta Perubahan Perilaku Satgas Covid-19

Copyright © 2016.Institut Kewarganegaraan Indonesia, Wisma 46, Lantai 14, Ruang 14-16, Kota BNI, Jl Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat (10220).