Site Logo

institut kewarganegaraan indonesia

kita satu, kita sama, kita setara, satu tujuan: indonesia

IKI Sosialisasi Adminduk  Panti di Rembang Raya Jawa Tengah

Dikirim pada 8 Des 2021 91 dilihat

IKI Sosialisasi Adminduk  Panti di Rembang Raya Jawa Tengah
Keterangan: IKI Sosialisasi Adminduk  Panti di Rembang Raya, Rabu (8/12/2021)

 

 

LASEM, JATENG, IKI

Pada hari ini Rabu Pon, 8 Desember 2021 bertempat di Wisma Cinta Sesama Marganingsih, Jalan Raya 105 Lasem, Instutut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) bekerjasama dengan Dinas Dukcapil Kab Rembang memberikan sosialisasi kepada panti asuhan dan panti wredha yang ada di Kab Rembang Raya (Rembang, Pati, Blora) untuk pemenuhan dokumen kependudukan utamanya kartu keluarga, akta kelahiran, kartu tanda penduduk, dan kartu identitas anak.

Mahendra Kusumaputra dari IKI menyampaikan sejarah berdirinya IKI oleh beberapa anggota panja dan pansus UU Kewarganegaraan yang perhatian terhadap masalah kewarganegaraan dan kependudukan. 

Sementara itu Lasmin, Kabid Capil dan Prasetyo Kabid Pendaftaran Penduduk yang mewakili Dinas Dukcapil mengatakan bahwa "di Kab Rembang yang berpenduduk 672.000 jiwa, tugas Dukcapil cukup berat, karena data dukcapil sekarang ini akan bisa mengakses banyak hal,oleh karena itu kami akan berupaya optimal untuk memenuhi harapan atau yang menjadi hak nya masyarakat".

"Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik, karena itu berdasar peraturan perundangan penerbitan akta kelahiran bukan hanya berdasar kelahiran, tetapi juga berdasarkan domisili," tambahnya. 

Diingatkan oleh Swandy Sihotang dari IKI, bahwa nama dalam akta kelahiran menjadi penting untuk diikuti oleh dokumen lainnya, hal ini sekaligus menjawab pertanyaan dalam forum tanya jawab Nihayatul Ummiyyah dan Nur Laily Fadlina dari panti asuhan Darul Hadlonah jalan Kartini 37 Rembang mengatakan bahwa saat ini tidak sedikit ada kesalahan nama di akta kelahiran dan di kartu keluarga. 

Sementara itu Prasetyadji dari IKI menjelaskan bagaimana cara pengisian Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) berdasar Peraturan Menteri Dalam Negeri No 9 tahun 2016 bagi anak anak yang orang tuanya tidak diketahui, maupun perkawinannya belum disahkan oleh negara. 

 

Hadir dalam sosialisasi ini perwakilan dari berbagai panti asuhan dan panti wredha di Kab Rembang, Kab Pati, dan Kab Blora, Provinsi Jawa Tengah (Prasetyadji).