Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

IKI DAN KEMENEG PP DAN PA KERJA SAMA PERLINDUNGAN ANAK

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) menyambut baik dan membuka pintu kepada Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) untuk menjalin kerja sama terkait dengan perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak, salah satu diantaranya adalah pembuatan akta kelahiran bagi anak Indonesia.

Demikian dikemukakan oleh Meneg PP dan PA Linda Amalia Sari ketika menerima delegasi IKI yang dipimpin Ketua Umumnya Slamet Effendy Yusuf, Rabu (20/3).

Dalam pertemuan itu, Meneg PP dan PA mengakui masih cukup banyak anak Indonesia yang belum mempunyai akta lahir. Kalau merujuk data tahun 2011, 64% anak Indonesia dibawah 18 tahun yang telah mempunyai akta lahir. Namun masih puluhan juta anak yang belum memiliki dokumen hukum tersebut.

Untuk itulah, Linda Amalia Sari menyambut baik komitmen dan program kerja IKI untuk ikut membantu pemerintah mempercepat pembuatan akta kelahiran untuk anak Indonesia. Meneg PP dan PA juga menyambut baik rencana penyelenggaraan seminar oleh IKI yang akan membedah masalah dan solusi masih banyaknya anak Indonesia tanpa mempunyai akta kelahiran. Rencananya seminar tersebut diselenggarakan pada awal Juli dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli 2013 di Jakarta.

“Dari seminar ini, kita semua akan mendapatkan banyak masukan untuk mempercepat pembuatan akta lahir bagi anak Indonesia,” ujar Meneg PP dan PA seiring persetujuannya memenuhi permohonan IKI untuk bekerja sama dengan Kemeneg PP dan PA dalam menyelenggarakan seminar tersebut.

Kemeneg PP dan PA telah ditetapkan sebagai leading sector dalam program pemerintah di bidang percepatan pemberian akta kelahiran bagi anak Indonesia. Kementerian PP dan PA mengkoordinir 7 kementerian pemerintah lainnya dalam menyelenggarakan program percepatan pembuatan akta lahir tersebut. Sebagai tindak lanjutnya, telah dibentuk Forum Koordinasi Percepatan Pembuatan Akta Kelahiran Bagi Anak. “Rencananya bulan depan Forum akan mengadakan rapat membahas pelaksanaan program percepatan pembuatan akta kelahiran untuk anak,” kata Linda Amalia Sari.
 
Sebagai wujud komitmen IKI kepada anak dan sesuai dengan program kerja IKI, pada kesempatan itu, Ketua Umum IKI Slamet Efendy Yusuf mengharapkan agar IKI dapat dilibatkan dalam rapat-rapat Forum Percepatan Pembuatan Akta Kelahiran Bagi Anak tersebut.

“Ini juga wujud bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung program pemerintah agar program pemerintah makin akurat dan tepat sasaran,” kata Slamet yang didampingi pengurus IKI lainnya antara lain Ketua II Robert Njo, Ketua III Saifullah Ma’shum, Sekretaris Umum Indradi Kusuma, dan Bendahara Umum Leopard Lyman. Meneg PP dan PA menyetujui keinginan IKI tersebut dan mempersilakan IKI untuk hadir memberikan masukan dan pandangan dalam rapat-rapat Forum Koordinasi  tersebut.*(rofiq)

Add new comment

Plain text

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
5 + 14 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.