Site Logo

institut kewarganegaraan indonesia

kita satu, kita sama, kita setara, satu tujuan: indonesia

Segudang Asa dari Balik Kolong Jembatan Matraman (Bagian I)

Segudang Asa dari Balik Kolong Jembatan Matraman (Bagian I)

Dikirim pada 15 Agu 2019 70 dilihat

Syair lagu Ayu TingTing, "Alamat Palsu",   tidak bisa  dilantunkan untuk menggambarkan suasana sosiologis warga di kawasan perkampungan padat anak jalanan yang berada sisi jembatan layang Salemba, Matraman, Jakarta Timur ini. Dipastikan orang akan kesulitan mencari alamat rumah seseorang yang menghuni perkampungan yang jauh dari standar kesehatan ini. Hal itu bukan karena mereka menggunakan alamat palsu.

Pelajaran dari Masa Silam

Pelajaran dari Masa Silam

Dikirim pada 12 Agu 2019 135 dilihat

Judul buku   : Nusantara, Sejarah Indonesia Penulis        : Bernard H.M Vlekke Penerjemah  : Samsudin Berlian Penerbit       : Gramedia, Jakarta Tahun          : 2016 Halaman      : xxi + 440 halaman ISBN           : 978-602-6208-06-04 Peresensi    : Eddy Setiawan    

Status WNI Eks-NIIS

Status WNI Eks-NIIS

Dikirim pada 26 Jul 2019 82 dilihat

Perempuan dan anak-anak dievakuasi dari Baghouz, wilayah pertahanan terakhir kelompok Negara Islam (IS). Mereka tiba di daerah penyaringan yang dikuasai oleh Tentara Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat, yakni di Provinsi Deir Ezzor, sebelah timur Suriah (6/3/2019). Perempuan-perempuan yang membawa bayi serta rombongan laki-laki yang terluka dengan kruk mereka, berjalan tertatih-tatih keluar dari desa jihadis terakhir setelah AS mendukung SDF menyerang dan mengepung desa tersebut.

Beda Cerai & Pembatalan Perkawinan

Beda Cerai & Pembatalan Perkawinan

Dikirim pada 25 Jul 2019 232 dilihat

Satu hal yang jadi momok paling dihindari dari para pasangan menikah adalah perceraian. Inilah kenapa penting banget untuk mematangkan niat untuk menikah karena tujuan mutlaknya adalah hidup bersama selamanya bukan hanya sementara. Untuk diketahui, rupanya bukan cuma perceraian saja lho yang mengindikasikan perpisahan dalam suatu hubungan pernikahan, ada juga yang namanya pembatalan perkawinan. Lantas, apa perbedaan keduanya, ya?

Isu Besar Persoalan Adminduk yang Luput dari Pena Tajam KOMPAS

Isu Besar Persoalan Adminduk yang Luput dari Pena Tajam KOMPAS

Dikirim pada 18 Jul 2019 97 dilihat

Persoalan terkait dengan dokumen kependudukan ternyata tidak hanya monopoli warga kebanyakan. Warga masyarakat sekaliber Direktur Litbang Kompas pun menghadapi persoalan dokumen kependudukan. Merasa buntu dan tidak tahu apa yang harus dilakukan, Hari Fransiscus, sang Direktur litbang, akhirnya berkonsultasi dengan IKI. Selasa siang kemarin, usai menyantap bakmi godog andalan Kompas di halaman Bentara Budaya, berlangsung diskusi menarik, hangat, dan nyaris tak berujung.

Pelayanan Disdukcapil Semakin Inovatif Menjangkau Masyarakat

Pelayanan Disdukcapil Semakin Inovatif Menjangkau Masyarakat

Dikirim pada 3 Jul 2019 78 dilihat

Kementerian Dalam Negeri merespons secara positif ajakan dari Kementerian Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) berkompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik). Bahkan Mendagri Tjahjo Kumolo mendorong tidak hanya kementerian lembaga, daerah juga harus mampu menciptakan berbagai inovasi pelayanan publik untuk melayani masyarakat dengan lebih baik.

Data Kependudukan untuk Mendukung Dunia Perbankan

Data Kependudukan untuk Mendukung Dunia Perbankan

Dikirim pada 29 Mei 2019 38 dilihat

Ibarat air, kalau tidak dialirkan lama-lama akan menjadi sarang nyamuk dan sumber penyakit. Sebaliknya air mengalir akan memberikan banyak manfaat dan maslahat bagi kehidupan. Begitulah perumpamaan yang disampaikan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Prof. Zudan Arif Fakrulloh terkait data kependudukan yang dikelola kantornya.

Warga Samin untuk Pertama Kalinya Catatkan Perkawinan di Disdukcapil

Warga Samin untuk Pertama Kalinya Catatkan Perkawinan di Disdukcapil

Dikirim pada 25 Apr 2019 65 dilihat

Samin telah diakui sebagai agama kepercayaan oleh pemerintah. Untuk itu, komunitas adat Sedulur Sikep kini sudah bisa mencatatkan pernikahan di Dinas Kependudukan dan Pencataan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus. Kemarin, sejumlah warga Sedulur Sikep terlihat sedang mengurus persyaratan administrasi terkait pernikahan salah satu anggotanya. Hal ini sekaligus mencetak sejarah. Sebab, ini merupakan pernikahan Sedulur Sikep kali pertama yang akan dicatatkan secara sah di Disdukcapil.