Site Logo

institut kewarganegaraan indonesia

kita satu, kita sama, kita setara, satu tujuan: indonesia

Kemendagri Tegaskan Pindah Domisili Cukup Copy KK

Kemendagri Tegaskan Pindah Domisili Cukup Copy KK

Dikirim pada 8 Mar 2019 55 dilihat

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018. PP ini menetapkan bahwa pembuatan KTP-el dan pengurusan pindah-datang penduduk tidak perlu menyertakan surat keterangan dari RT/RW, bahkan Desa/Kelurahan setempat. Secara birokratis, penetapan tersebut telah menghasilkan efisiensi. Penduduk hanya perlu membawa copy Kartu Keluarga (KK), untuk membuat KTP-el, merubah elemen data, ataupun proses administratif perpindahan domisili penduduk.

KTP untuk Penghayat Kepercayaan 'Masih Terkendala Urusan Administrasi'

KTP untuk Penghayat Kepercayaan 'Masih Terkendala Urusan Administrasi'

Dikirim pada 25 Feb 2019 45 dilihat

Bonie Nugraha Permana, Ketua Presidium MLKI Kota Bandung, mengatakan bahwa tak semua petugas kependudukan dan catatan sipil (dukcapil) di kecamatan mengetahui aturan penerbitan KTP untuk warga penghayat kepercayaan. Bahkan, ia menyebut, ada juga yang tidak tahu ada penganut kepercayaan. "Biasanya kekurangtahuan aparat di kecamatan, apa itu penghayat kepercayaan? Jadi biasanya tidak langsung ditindaklanjuti," ujar Bonie saat dihubungi BBC News Indonesia. Di Bandung Raya, menurut Bonie, ada sekitar 100.000 lebih warga penganut kepercayaan.

Sapu Lidi dan Ironi Warga Desa Banjarsari Belum Punya KTP

Sapu Lidi dan Ironi Warga Desa Banjarsari Belum Punya KTP

Dikirim pada 4 Feb 2019 77 dilihat

Desa Banjarsari di Kecamatan Cileles, Lebak, Banten sebenarnya tidak jauh- jauh amat dari Kota Rangkasbitung.  Tapi karena melalui jalan yang sepi, sedikit berkelok dan melewati perkebunan sawit yang lumayan luas, lokasi desa yang masih tergolong tertinggal ini terasa demikian jauh dari pusat ibukota kabupaten ‘Multatuli’ alias Lebak.

PENTINGNYA AKTA KEMATIAN

PENTINGNYA AKTA KEMATIAN

Dikirim pada 8 Feb 2019 6.346 dilihat

Masyarakat selama ini mungkin hanya mengenal Akta Kelahiran dan Akta Perkawinan yang dianggap penting untuk diurus dan dimiliki.  Warga masyarakat pada umumnya masih belum paham dan belum merasa penting akan kepemilikan akta kematian. Warga merasa akta kematian tersebut hanya penting bagi mereka dengan ekonomi menengah ke atas yang memiliki warisan saja.

Ciresek: Bogor Rasa Tangerang

Ciresek: Bogor Rasa Tangerang

Dikirim pada 4 Jan 2019 121 dilihat

Salah satu prinsip pelayanan publik adalah mendekatkan layanan kepada masyarakat, namun wilayah yang luas terkadang menyebabkan adanya kelurahan/desa yang secara geografis lebih dekat dengan pusat layanan kabupaten/kota tetangga. Hal ini dialami warga desa di Desa Ciresek Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor, yang berjarak sekitar 100 kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Bogor. “Bisa 3,5 jam kalauke Capil di Cibinong” tutur Ucuan salah seorang warga.

Jokowi:

Jokowi: "Saya Merasakan Sendiri Susahnya"

Dikirim pada 14 Des 2018 139 dilihat

Presiden Republik Indonesia Joko WIdodo pada Kamis, 13 Desember 2018 berkenan menerima audiensi dari pengurus Institut Kewarganegaraan Indonesia yang terdiri dari Franciscus Welirang (Pembina), Rikard Bagun (KetuaUmum), Albertus Pratomo (Sekretaris Jenderal), Saifullah Mashum (Ketua), Othaniel Lyman, Prasetyadji dan Eddy Setiawan. IKI diterima dalam rangka memberikan masukan terkait kepemilikan dokumen kependudukan bagi seluruh warga negara Indonesia, yang merupakan salah satu wujud pemenuhan hak asasi manusia bagi warga negara.

Kemandirian yang Bermartabat

Kemandirian yang Bermartabat

Dikirim pada 20 Des 2018 64 dilihat

Kelahiran dan kematian adalah milik Tuhan. Tidak ada anak yang ingin dilahirkan cacat, karena kecacatan phisik bisa mempengaruhi perkembangan kejiwaan baik anak yang bersangkutan maupun orang tuanya. Namun, tidak demikian dengan saudara saudara kita yang bermukim di wilayah Pondok Cabe, Serpong, Pondok Aren, Ciputat, dan daerah lainnya di wilayah Kota Tangerang Selatan.

Terbit Kartu Keluarga Model Baru

Terbit Kartu Keluarga Model Baru

Dikirim pada 10 Des 2018 728 dilihat

Kartu Keluarga (KK) kini telah menggunakan model terbaru, berbasis Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) versi 7. Menurut penjelasan Kepala Bidang Kependudukan Dinas Dukcapil DKI Jakarta Sapto Wibowo; Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta terus melakukan pemutakhiran Kartu Keluarga (KK) menggunakan model terbaru berbasis Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) versi 7. Disdukcapil DKI Jakarta menargetkan pemutakhiran sebanyak 616.351 KK di tahun 2018 dengan jumlah Nomor Induk Kependudukan (NIK) mencapai 1.924.434.