Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

Warga Samin untuk Pertama Kalinya Catatkan Perkawinan di Disdukcapil

Ilustrasi: Warga Samin menerima dokumen kependudukan dari disdukcapil didampingi pengurus IKI

Samin telah diakui sebagai agama kepercayaan oleh pemerintah. Untuk itu, komunitas adat Sedulur Sikep kini sudah bisa mencatatkan pernikahan di Dinas Kependudukan dan Pencataan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus. Kemarin, sejumlah warga Sedulur Sikep terlihat sedang mengurus persyaratan administrasi terkait pernikahan salah satu anggotanya.

Hal ini sekaligus mencetak sejarah. Sebab, ini merupakan pernikahan Sedulur Sikep kali pertama yang akan dicatatkan secara sah di Disdukcapil.

Salah satu tokoh komunitas adat Sedulur Sikep Budi Santoso mengatakan, kedatangannya bersama rombongan ke kantor Disdukcapil Kudus memang untuk mengurus persyaratan administratif salah satu anggotanya. ”Ini pertama kalinya pernikahan dari komunitas adat Sedulur Sikep dicatatkan secara sah oleh negara,” katanya.

Dengan diakuinya komunitas adat Sedulur Sikep oleh pemerintah, pihaknya merasa senang. ”Senang karena sudah diakui negara. Ini kami ke sini (kantor Disdukcapil Kudus, Red) mau tanya-tanya. Karena kan belum pernah,” ungkap warga Undaan itu.

Dia menambahkan, pernikahan salah satu anggota komunitas adat Sedulur Sikep akan dilaksanakan hari ini. Seorang perempuan anggotanya akan menikah dengan seorang anggota komunitas adat Sedulur Sikep asal Pati. ”Prosesi pernikahan akan dilaksanakan Kamis Malam di Undaan,” imbuhnya.

Plt Kepala Disdukcapil Kudus Ahmad Sofyan mengatakan, pencatatan pernikahan dari komunitas adat Sedulur Sikep ini, dilakukan setelah adanya putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK). Putusan dengan Nomor 97/PUU-XIV/2016 terkait pengisian kolom agama di KTP dan KK bagi penganut kepercayaan. ”Di Kudus ini baru pertama kalinya,” katanya.

Sofyan mengatakan, selama ini penganut aliran kepercayaan sulit mencatatkan pernikahannya, karena tidak diakomodasi oleh Disdukcapil. Karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun l974 tentang perkawinan, kecuali yang beragama Islam, semua pencatatan perkawinan bagi pemeluk agama lain disahkan oleh petugas cacatan sipil.

Namun, karena penganut aliran kepercayaan dianggap bukan merupakan agama tertentu, tetapi mereka mempunyai kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan mereka menuntut diberi hak sipil seperti pemeluk agama lain. Jadi, selama ini perkawinan mereka tidak bisa disahkan di catatan sipil. Tapi, kini mereka memiliki hak yang sama.

Teknisnya nanti, pencatatan pernikahan akan dilakukan setelah pelaksanaan seremonial pernikahan. Pencatatan bisa dilakukan setelah persyaratan dan administrasi yang dibutuhkan lengkap dan sesuai.

”Dengan begini sudah tidak ada lagi diskriminasi bagi penganut aliran kepercayaan di Indonesia,” imbuhnya.
(IKI/Editor)

_________________________
Sumber: https://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/25/133731/warga-samin-ukir-s...

Add new comment

Plain text

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
13 + 2 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.

Berita

Peneliti Senior Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) Prasetyadji bersama Staf IKI Indah Widiyani, Risma Nuraini dan Yesaya sedang membantu pengisian berkas permohonan akta kelahiran bagi anak-anak Panti Asuhan Griya Asih, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, di Sekretariat IKI Wisma46 Lantai 14 Kota BNI, Jalan Jenderal Sudirman Kav 1 Jakarta, untuk diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Propinsi DKI Jakarta. 4/2/2020.
Lahir dan Besar di Panti Asuhan
Sapto BW didampingi Sofian mewakili Dinas Dukcapil Propinsi DKI Jakarta menyerahkan akta kelahiran warga pemulung kepada Peneliti IKI Swandy Sihotang didamping Prasetyadji, di Jakarta 28/1/2020.
IKI Dukung Disdukcapil DKI Jakarta Fasilitasi Komunitas Pemulung & Anak Jalanan
Sekjen MPR RI Apresiasi IKI Terbitkan Buku Risalah Pembentukan UU Kewarganegaraan
Begini Cara Kerja Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri
Saatnya Disdukcapil di Daerah Menyediakan Anjungan Dukcapil Mandiri

Copyright © 2016.Institut Kewarganegaraan Indonesia, Wisma 46, Lantai 14, Ruang 14-16, Kota BNI, Jl Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat (10220).