Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

CPNS Jangan Mengunggah Nomor NIK dan KK di Media Sosial

Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil 2019 sudah dimulai. Pendaftar diingatkan untuk tidak mengunggah nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga di media sosial.

Unggahan nomor NIK dan KK dilakukan sejumlah masyarakat saat melaporkan kendala saat mendaftarkan diri di portal SSCN, namun ditolak lantaran memiliki perbedaan pada data kependudukan.

Akun twitter Lapor Kementerian Dalam Negeri mengingatkan agar masyarakat tidak mengunggah NIK dan KK di media sosial termasuk di kolom komentar

"Kepada pelapor mohon untuk tidak memposting No NIK dan No KK melalui comment di sosial media dan mention, No NIK dan KK adalah data pribadi yang harus kita jaga kerahasiaanya bersama-sama," tulis akun @laporkemendagri, Rabu (20/11/2019).

Pelapor diminta cukup menyampaikan keluhan melalui akun call center kependudukan dan catatan sipil di @ccdukcapil atau menghubungi nomor 15005037.

Selain dua alternatif itu, pelapor juga dapat menyampaikan keluhannya perihal perbedaan data di NIK maupun KK ke nomor whatsapp 08118005373 atau dapat mengirimkan email ke callcenter.dukcapil@gmail.com.

Sejumlah keluhan disampaikan warganet terkait pendaftaran CPNS. Sebagian tidak dapat mendaftar karena tidak singkronnya di NIK yang dimiliki dengan catatan kependudukan. Selebihnya meski telah melakukan perubahan, namun akun SSCN disebut belum memperbarui data yang ada. (IKI/Editor)

 

Sumber : Bisnis.com

Add new comment

Plain text

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
3 + 10 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.

Berita

Peneliti Senior Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) Prasetyadji bersama Staf IKI Indah Widiyani, Risma Nuraini dan Yesaya sedang membantu pengisian berkas permohonan akta kelahiran bagi anak-anak Panti Asuhan Griya Asih, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, di Sekretariat IKI Wisma46 Lantai 14 Kota BNI, Jalan Jenderal Sudirman Kav 1 Jakarta, untuk diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Propinsi DKI Jakarta. 4/2/2020.
Lahir dan Besar di Panti Asuhan
Sapto BW didampingi Sofian mewakili Dinas Dukcapil Propinsi DKI Jakarta menyerahkan akta kelahiran warga pemulung kepada Peneliti IKI Swandy Sihotang didamping Prasetyadji, di Jakarta 28/1/2020.
IKI Dukung Disdukcapil DKI Jakarta Fasilitasi Komunitas Pemulung & Anak Jalanan
Sekjen MPR RI Apresiasi IKI Terbitkan Buku Risalah Pembentukan UU Kewarganegaraan
Begini Cara Kerja Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri
Saatnya Disdukcapil di Daerah Menyediakan Anjungan Dukcapil Mandiri

Copyright © 2016.Institut Kewarganegaraan Indonesia, Wisma 46, Lantai 14, Ruang 14-16, Kota BNI, Jl Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat (10220).