Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

Warga Tionghoa Tangerang mendapat Bantuan Pengurusan Akta Kelahiran

Penyerahan akta kelahiran secara simbolis di Sepatan TImur oleh Drs Saifullah Mashum

Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang, Kamis melakukan sosialisasi dan sekaligus pengurusan akta kelahiran bagi warga Tionghoa di Kabupaten Tangerang khususnya yang kurang mampu.
 
KH Saifullah Ma’shum, M.Si, Ketua IKI, dalam acara tersebut mengemukakan "akta kelahiran merupakan dokumen yang sangat penting bagi setiap warga Negara Indonesia, karena merupakan sumber identitas diri dan status kewarganegaraan seseorang, sehingga setiap orang berhak atas akta kelahiran." 

Dari data pemohon yang telah dikumpulkan Relawan IKI, yang kemudian diproses oleh pihak Dukcapil, pada Kamis dibagikan sebanyak 579 akta kelahiran dari total 4.479 akta yang telah diterbitkan sebelumnya.
 
Siti Masrifa, Msi, anggota DPR-RI yang hadir dalam acara tersebut mengemukakan , “spirit reformasi birokrasi adalah menuju pelayanan yang professional, cepat, efisien, dan tanpa diskriminasi. Oleh karena itu, pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil harus mencerminkan hal tersebut”.
 
“Warga Tionghoa tidak perlu ragu-ragu lagi, segera urus sendiri dokumen kependudukannya, seperti KTP, KK, dan akta kelahiran, karena ketiga dokumen itu akan menjamin hak Anda sebagai warga Negara Indonesia”, lanjutnya.
 
Selain membantu pengurusan akta kelahiran bagi warga kurang mampu, IKI juga secara khusus mendampingi dan membantu pengurusan akta kelahiran bagi anak-anak yatim piatu di berbagai panti asuhan.

Salah seorang relawan IKI , Aurelia Kusuma mengatakan bahwa, “sejak dulu anak-anak yatim piatu ini menghadapi kendala dalam mengurus akta kelahiran, yaitu harus melampirkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari Kepolisian. Namun dengan dorongan dan upaya IKI, akhirnya persyaratan BAP dapat digantikan dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). Hal inilah yang membuka jalan, sehingga sekarang anak-anak yatim piatu bisa memiliki akta kelahiran”.
 
KH Saifullah Ma’shum menyebutkan bahwa sampai saat ini IKI yang berdiri tahun 2006 telah membantu menerbitkan 197.211 akta kelahiran di berbagai daerah di Indonesia, termasuk anak-anak yatim piatu.

"Dokumen kependudukan seperti KTP, KK, dan Akta Kelahiran gratis bagi seluruh warga Indonesia adalah kewajiban pemerintah dalam memenuhi hak setiap warga Negara Indonesia tanpa membedakan suku, agama, ras/etnik, dan antar golongan," kata Ma'shum.
 

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/570791/warga-tionghoa-tangerang-dapat-b...

Editor: Aditia Maruli

Add new comment

Plain text

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
2 + 0 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.

Berita

Suasana perekaman KTP Elektronik di Blora pada masa pandemi
New Normal Perekaman KTP
Peneliti Senior Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) Prasetyadji bersama Staf IKI Indah Widiyani, Risma Nuraini dan Yesaya sedang membantu pengisian berkas permohonan akta kelahiran bagi anak-anak Panti Asuhan Griya Asih, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, di Sekretariat IKI Wisma46 Lantai 14 Kota BNI, Jalan Jenderal Sudirman Kav 1 Jakarta, untuk diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Propinsi DKI Jakarta. 4/2/2020.
Lahir dan Besar di Panti Asuhan
Sapto BW didampingi Sofian mewakili Dinas Dukcapil Propinsi DKI Jakarta menyerahkan akta kelahiran warga pemulung kepada Peneliti IKI Swandy Sihotang didamping Prasetyadji, di Jakarta 28/1/2020.
IKI Dukung Disdukcapil DKI Jakarta Fasilitasi Komunitas Pemulung & Anak Jalanan
Sekjen MPR RI Apresiasi IKI Terbitkan Buku Risalah Pembentukan UU Kewarganegaraan
Begini Cara Kerja Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri

Copyright © 2016.Institut Kewarganegaraan Indonesia, Wisma 46, Lantai 14, Ruang 14-16, Kota BNI, Jl Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat (10220).