Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

Rekor Yanling Pecah di Sukajadi Cibeliung Pandeglang

pemandangan warga Desa Sukajadi yang berjubel mengantri layanan Adminduk

Anjen Apandi, Kades Desa Sukajadi Kecamatan Cibeliung itu tampak lelah. Mengenakan baju batik, bertopi, laki2 berkumis tebal ini membiarkan saja seluruh ruangan di kantor Desa dimanfaatkan warga untuk duduk2 melepas lelah. Sebagian duduk di kursi plastik, sebagiannya  di sofa, dan banyak yang berdiri saja sambil ngobrol. Tidak sedikit pula yang rebahan di lantai yang lumayan kotor.

Pak Kades tampak lelah, tetapi tetap tersenyum. Dia senang melihat selama dua hari ini kantor desa bak orang punya hajat. Yanling, atau pelayanan keliling yang diselenggarakan sejak rabu 27 Maret, untuk melayani  urusan dokumen kependudukan warga Pandeglang, yang digelar di desa Sukajadi ini memamg berlangsung sangat luar biasa. Selama dua hari sudah kantor desa yang tidak terlalu besar itu dipadati penduduk sejak pagi hingga larut malam.

Awalnya, jadwal yang dibuat Dinas Dukcapil Kab. Pandeglang yanling diselenggarakan selama dua hari, Rabu (27/3) kemarin, dan berakhir hari Kamis (28/3) ini. Tapi apa mau dikata, melihat antusiasme warga yang luar biasa besar, sampai sore tadi warga masih berjubel belum mendapatkan giliran pelayanan, Kadis Dukcapil Kabioaten Pandeglang mengambil keputusan yanling diperpanjang.

Tidak tanggung-tanggung, tidak hanya diperpanjang sehari, melainkan sampai hari Minggu (31/3). Berarti yanling berlangsung selama lima hari.

"Saya mohon maaf tidak bisa melayani dengan baik dan ruangan kurang memadai," ujar Apandi, menyampaikan permohonan maafnya kepada warga di tengah-tengah kesibukan pelayanan adminduk

Edaran Camat

Perihal berjubelnya warga yang datang dari Rabu pagi hingga pukul 23.00,  terjadi karena Camat Cibeliung mengeluarkan surat edaran ke seluruh kades se Kecamatan, untuk menggerakkan warganya yang tidak memiliki dokumen kependudukan untuk datang di kantor desa Sukajadi.

"Yanling yang sedianya hanya dipersiapkan untuk melayani warga desa sini, akhirnya harus melayani warga dari sembilan desa," tutur Kades,  sumringah, sambil menyeka keringat di dahinya.

Relawan IKI wilayah Pandeglang, Endriyanto, mau tidak mau harus meluangkan waktunya selama dua hari lagi untuk membantu Dinas Dukcapil.

Yang patut diacungi jempol, adalah kru Dinas Dukcapil yang siap memperpanjang yanling sampai lima hari, selain para relawan IKI yang tidak mengenal lelah. Selama yanling kru Dukcapil tidur di kantor desa, karena jarak tempat yanling yang lumayan jauh dari kota Pandeglang. Untuk ke Cibeliung bisa ditempuh paling cepat dua jam dengan kendaraan mobil.

Banyaknya warga yang berduyun-duyun mendatangi pusat yanling membuktikan betapa masih banyak warga yang belum memiliki dokumen kependudukan. Banyak yang belum melakukan perekaman untuk eKTP, dan tidak memiliki akta kelahiran.

Menurut Kades Sukajadi, sekarang banyak bantuan kesejahteraan dari Pemerintah. Penduduk baru menyadari pentingnya punya KTP, karena hanya penduduk ber KTP lah yang bisa mengakses program sosial dari Pemerintah.

Ratusan orang yang menunggu giliran mendapatkan pelayanan  sore tadi tampak  gelisah. Wajah-wajah pasrah tampah di mana-mana. Mereka agaknya kuatir tidak bisa dilayani. Begitu Pak Kadis mengumumkan yanling diadakan sampai hari minggu,  warga sontak bertepuk tangan.

Mengikuti yanling di Cibeliung lumayan melelahkan, tetapi menyenangkan juga. (SM/IKI)

Add new comment

Plain text

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
5 + 9 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.