Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

Ngurus Akta Kelahiran Sambil Ngopi, Bisa ya?

Suasana koordinasi dan pelatihan pemanfaatan fasilitas online untuk para relawan IKI

Perkembangan teknologi di bidang informatika telah mengantarkan berbagai kemudahan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk di bidang pelayanan publik. Jika beberapa tahun belakangan kita masih menyaksikan betapa kerumunan masyarakat mengantri dan berdesakan di kantor-kantor dinas kependudukan di berbagai kabupaten atau kota, maka beberapa tahun ke depan pemandangan seperti itu tidak akan lagi terlihat.

Bukan karena kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil dari warganegara telah tuntas 100%, tapi karena dinas kependudukan dan pencatatan sipil sudah semakin memperkuat pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanannya. Salah satu contoh adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang, yang sudah meluncurkan inovasi berupa pengurusan berbagai dokumen kependudukan secara online melalui https://kependudukan.tangerangkota.go.id/ yang dapat diakses melalui komputer maupun gawai cerdas.

Institut Kewarganegaraan Indonesia atau biasa disingkat IKI selama ini telah melakukan pendampingan masyarakat Kota Tangerang melalui Relawan IKI Kota Tangerang, dan berkat kerjasama dan keterbukaan Dinas Dukcapil Kota Tangerang, sejak Januari hingga Agustus 2019 sebanyak 8.676 masyarakat Kota Tangerang yang difasilitasi Relawan IKI telah memperoleh akta kelahiran, Kartu Keluarga, KIA dan dokumen kependudukan lainnya.

Tapi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang tampaknya terus bergerak dan berinovasi, diantaranya mendorong kerjasama berbagai pihak terkait seperti Rumah Sakit, Puskemas, Bidan dan lain-lain untuk dapat memanfaatkan pelayanan online yang telah tersedia, agar jangkauan Dukcapil semakin merata. Dan mulai tahun ini IKI juga bermaksud menjadi bagian dari institusi yang mendapat hak akses sehingga Relawan IKI dapat memanfaatkan pelayanan online saat mendampingi masyarakat yang membutuhkan berbagai dokumen kependudukan.

Pelatihan pemanfaatan aplikasi online milik Dukcapil Kota Tangerang bagi Relawan IKI pun dilaksanakan pada Rabu (11/9) di Kota Tangerang Selatan. Adapun narasumber pelatihan terdiri dari Kepala Bidang Pencatatan Sipil Emma Rachmawati, Kasi Kelahiran dan Pengesahan Anak Gunawan Subandi, Kabid Pemanfaatan SIAK dan Jaringan Komunikasi Muflih Sutisna serta Kasi Fasilitasi Kerjasama Meizar.

Kelak jika kerjasama antara IKI dan Disdukcapil Kota Tangerang telah dilengkapi dengan kerjasama pemanfaatan SIAK pada Nota Kesepahamannya, maka Relawan IKI akan memiliki akses langsung dan dapat melayani masyarakat yang membutuhkan melalui gawai cerdas atau komputer relawan. Emma Rachmawati dalam pelatihan juga menawarkan waktu tunggu 5 hari sebagaimana puskemas dan rumah sakit. “Untuk IKI 5 hari aja ya? Jadi nanti relawan IKI sambil ngopi bisa bantu masyarakat mengurus akta kelahirannya, tunggu 5 hari lalu ambil akta sambil bawa berkas persyaratan.” pungkas Kepala Bidang Pencatatan Sipil yang selalu energik tersebut.

Sementara Muflih Sutisna menekankan bahwa pada tahap awal nantinya butuh penyesuaian-penyesuaian dulu apabila terdapat permasalahan pada sistem, dan mempersilakan Relawan IKI untuk berkonsultasi langsung kasus per kasus. Tapi ia yakin bahwa setelah beberapa kali menggunakan maka Relawan IKI akan terbiasa dan fasih memberikan pendampingan kepada masyarakat secara online. “Beda antara relawan dengan masyarakat adalah Relawan IKI akan diberi akses sehingga dapat melayani banyak orang dengan 1 nomor HP, sementara masyarakat 1 nomor untuk 1 orang” tegas Muflih.

Pelatihan pemanfaatan aplikasi online ini ditutup oleh Ketua II IKI, Saifullah Mashum yang berpesan agar Relawan IKI dapat meneladan sikap Dukcapil yang tidak pernah berhenti berinovasi. “Relawan IKI harus terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan jaman, karena sudah era digital maka relawan juga harus digital, biar seperti kata Bu Kabid tadi ngopi-ngopi bisa sambil ngurus akta lahir anak” tutupnya. (IKI/esa)

 

 

Add new comment

Plain text

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
6 + 10 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.

Berita

Suasana koordinasi dan pelatihan pemanfaatan fasilitas online untuk para relawan IKI
Ngurus Akta Kelahiran Sambil Ngopi, Bisa ya?
Ketua II IKI Saifullah Mahsum menyampaikan materi pelatihan untuk para relawan.
Pusingnya Relawan Urus KK Suami dengan Lima Istri
Kabid Casip pada Diadukcapil KBB Asterina, SH saat memberikan akta kelahiran yang sudah jadi kepada warga.
Yanling di Cikalong Wetan, Kab. Bandung Barat Disambut Antusias Warga
Relawan IKI melayani warga tangerang di stand pelayanan Disdukcapil pada Festival Cisadane
Ada Layanan Dukcapil di Festival Cisadane
Upgrade Customer Service Disdukcapil Se-Banten

Copyright © 2016.Institut Kewarganegaraan Indonesia, Wisma 46, Lantai 14, Ruang 14-16, Kota BNI, Jl Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat (10220).