Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

Kebangkitan Relawan IKI Kota Tangerang

Tanggal 14 Agustus 2017 bertempat di Hotel Narita Cipondoh Tangerang, Institut Kewarganegaraaan Indonesia (IKI) menyelenggarakan pelatihan administrasi kependudukan untuk para relawan baru Kota Tangerang. Relawan kota Tangerang sebenarnya sudah pernah dibentuk pada tahun 2014 bersamaan dengan penanadatanganan kerjasama IKI dengan Disdukcapil Kota Tangerang untuk percepatan cakupan pencatatan akta Kelahiran di kota Tangerang. Sejak 2014-2016 setidaknya relawan Kota Tangerang telah berhasil mencatatkan sebanyak 5.745 lembar akta kelahiran untuk warga cina benteng yang kurang mampu atau sering kesulitan dalam pengurusan akta . Namun karena beberapa persoalan teknis dan berbagai kendala di lapangan, maka kerja relawan sempat terhenti sepanjang 2016.

Sesuai hasil raker IKI di akhir 2016, bahwa perlu dilakukan revitalisasi kerja relawan IKI, maka IKI menghimpun kembali para relawan di Kota Tangerang dan melakukan konsolidasi dengan Disdukcapil Kota Tangerang. Upaya penghimpunan relawan berhasil merekrut kembali sekitar 10 orang relawan yang di antaranya adalah relawan lama. Setelah terhimpun maka para relawan baru ini perlu diberikan pembekalan berupa pengetahuan teori maupun praktis tentang administrasi kependudukan. Dari tatacara pengurusan akta lahir, pengurusan akta nikah hingga akta kematian, serta pemanfaatan SPTJM.

Pelatihan relawan di hotel Narita diikuti oleh sekitar 14 orang relawan dari berbagai kecamatan di kota Tangerang, turut hadir pula beberapa relawan dari Kabupaten Tangerang. Acara pelatihan dibuka oleh Ketua III IKI, Saifullah Ma’shum. Dalam pembukaanya ketua III IKI menjelaskan tentang pentingnya peran relawan di lapangan sebagai ujung tombak dalam membantu masyarakat. Beliau mengingatkan bahwa fokus dan target relawan adalah untuk membantu masyarakat memperoleh akte kelahiran untuk anak-anaknya yang berusia 0-18 tahun. Namun demikian tidak menutup kemungkinan membantu pengurusan akta kelahiran bagai warga yang sudah dewasa bahkan yang sudah tua. Upaya yang dilakukan IKI dengan bantuan relawan ini adalah bentuk karya nyata IKI dan masyarakat untuk mendukung suksesnya target pemerintah dalam pencatatan akta kelahiran 85% WNI hingga akhir 2017 dan 100% pada 2020.

Pelatihan terkait seluk beluk administrasi kependudukan disampaikan oleh Swandy Sihotang, salah satu peneliti IKI. Dalam pelatihan ini para relawan diajak memahami berbagai istilah terkait administrasi kependudukan. Selain itu juga peserta diajak berdiskusi tentang berbagai kasus yang sering dihadapi masyarakat dalam hal pengurusan dokumen-dokumen kependudukan selain akta lahir, seperti akta nikah, akta kematian dll.

Turut hadir pejabat dinas kependudukan kota Tangerang yakni Ibu Emma Kepala Bidang Pencatatan Sipil Kota Tangerang dan Kasie. Pencatatan Sipil, Bp. Gunawan. Kabid Capil Kota Tangerang hadir sebagai salah satu narasumber yang menyampaikan prosedur-prosedur administrasi di kantor pencatatan sipil. Ibu Emma selaku Kabid Capil Kota tangerang juga memberikan jaminan berbagai kemudahan pelayanan khusus bagi relawan IKI yang membawa berkas-berkas adminduk dari masyarakat yang data-datanya diuruskan oleh para relawan IKI. Hal itu sebagai wujud komitmen kerjasama yang sudah ditandatangani antara Yayasan IKI dengan Kadisdukcapil Kota Tangerang.

Para relawan sangat antusias dan semakin termotivasi untuk membantu memepercepat cakupan pencatatan akta kelahiran bagi warga kota Tangerang yang kurang mampu dengan adanya dukungan dan pernyataan komitmen dari kepala Bidang pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang. (ENR)

Add new comment

Plain text

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
8 + 10 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.