Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

IKI temui Menaker Soal Akta Kelahiran untuk TKI

Audiensi Pengurus IKI dengan Menaker Hanif Dhakiri

Salah satu asas yang terdapat dalam Undang-Undang Kewargenegaraan adalah Asas Perlindungan Maksimal bagi seluruh Warga  Negara Indonesia, dan berdasar UU Adminduk yang diperkuat dengan Putusan Mahkamah Konstitusi bahwa Akta Kelahiran adalah dokumen vital yang menjadi kunci pemenuhan terhadap berbagai hak, termasuk pengakuan sebagai WNI, bahkan MK menyatakan bahwa tanpa akta kelahiran maka seseorang secara yuridis tidak dianggap ada oleh negara. 

Institut Kewarganegaraan Indonesia, sebagai bagian dari komponen bangsa yang peduli terhadap isu akta kelahiran, pada Rabu, 12 Agustus 2015 diterima Menteri Tenaga Kerja RI Bapak Hanif Dhakiri yang pada kesempatan tersebut didampingi Staf Khusus Dita Indah Sari dan Dirjen Binapenta. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan karena hubungan panjang dengan Bapak Hanif Dhakiri jauh sebelum beliau menjadi Menteri. Ketua Umum IKI Drs. Slamet Effendy Yusuf, M.SI pada kesempatan tersebut menyampaikan butir-butir pemikiran IKI tentang pentingnya memastikan setiap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) memiliki akta kelahiran.

Hal ini sangat penting, mengingat kasus dimana para TKI yang sudah tinggal lama di negeri orang, tanpa pernah mengurus perpanjangan paspornya, akhirnya dianggap pendatang ilegal oleh negara tempatnya bekerja. Bahkan ada yang menyatakan bahwa mereka menjadi stateless atau tanpa kewarganegaraan. Persoalan menjadi semakin rumit ketika mereka melakukan perkawinan dengan sesama pendatang ilegal dari negara lain sehingga anak-anaknya semakin tidak jelas posisinya. Oleh karena itu, IKI memberikan masukan kepada Menteri Tenaga Kerja agar ada regulasi yang memastikan kepemilikan akta kelahiran bagi setiap TKI, karena selama ini sekedar Surat Kenal Lahir masih kerap digunakan.

Hal lain yang disampaikan Sekretaris Jenderal IKI, Indradi Kusuma adalah mengenai peningkatan kapasitas TKI, salah satunya dalam berbahasa. IKI menyatakan siap untuk membantu apabila dibutuhkan guru-guru bahasa Mandarin bagi TKI mengingat permintaan tenaga kerja ke negara-negara yang menggunakan bahasa Mandarin terus meningkat. 

Hanif Dhakiri selaku Menaker menyatakan menyambut baik masukan dari IKI, namun beliau juga sangat mengharapkan adanya sosialisasi dari IKI kepada calon TKI dan berbagai pihak terkait sehingga selain masalah akta kelahiran, juga disosialisasikan agar jangan pernah menggunakan cara-cara yang tidak sah untuk menjadi tenaga kerja karena hanya akan mendatangkan masalah. "Saya pesan agar IKI juga mengingatkan saat sosialisasi diingatkan bahwa jika ingin menjadi TKI urus sendiri berbagai dokumen, sehingga tidak menjadi korban" @esa

 

Add new comment

Plain text

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
11 + 2 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.

Berita

Suasana perekaman KTP Elektronik di Blora pada masa pandemi
New Normal Perekaman KTP
Peneliti Senior Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) Prasetyadji bersama Staf IKI Indah Widiyani, Risma Nuraini dan Yesaya sedang membantu pengisian berkas permohonan akta kelahiran bagi anak-anak Panti Asuhan Griya Asih, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, di Sekretariat IKI Wisma46 Lantai 14 Kota BNI, Jalan Jenderal Sudirman Kav 1 Jakarta, untuk diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Propinsi DKI Jakarta. 4/2/2020.
Lahir dan Besar di Panti Asuhan
Sapto BW didampingi Sofian mewakili Dinas Dukcapil Propinsi DKI Jakarta menyerahkan akta kelahiran warga pemulung kepada Peneliti IKI Swandy Sihotang didamping Prasetyadji, di Jakarta 28/1/2020.
IKI Dukung Disdukcapil DKI Jakarta Fasilitasi Komunitas Pemulung & Anak Jalanan
Sekjen MPR RI Apresiasi IKI Terbitkan Buku Risalah Pembentukan UU Kewarganegaraan
Begini Cara Kerja Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri

Copyright © 2016.Institut Kewarganegaraan Indonesia, Wisma 46, Lantai 14, Ruang 14-16, Kota BNI, Jl Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat (10220).